Jadilah “Smart User untuk BlackBerry Smartphone”

Postingan kali ini tidak bermaksud mendeskriditkan user dari smartphone yang akan saya bahas, maklum saya lagi agak sensi karena saya juga pengguna smartphone yang satu ini.

Sebut saja BlackBerry, smartphone yang semakin hari semakin canggih ini dipergunakan oleh penduduk Indonesia, yang merupakan jumlah tertinggi di dunia, 32% pengguna BlackBerry dunia adalah penduduk Indonesia.

Berbagai fitur yang dapat kita nikmati dengan smartphone yang satu ini, salah satunya adalah fitur Broadcast Message. Selama ini, fitur Broadcast Message memang berguna apabila kita ingin meneruskan berita kepada sejumlah orang dalam satu kali kirim. Jujur, saya pun selalu menggunakan fitur tersebut untuk mengirimkan ucapan ‘Selamat Hari Raya’,  fitur ini juga bermanfaat untuk mengirimkan berita kepada sanak saudara apabila ada sesuatu yang perlu dikabarkan secepatnya (seperti ketika salah seorang kerabat ada yang sakit, melahirkan, atau akan menikah), dan kepada kolega terkait undangan rapat, dan sebagainya.

Namun, tak jarang tentunya kita menerima pesan yang tak jelas kebenarannya, yang diteruskan melalui Broadcast Message ini. salah satu contoh pagi ini saya mendapat BM mengenai link di internet, gak perlu saya sebut, tp sangat mengganggu, sehingga saya harus menulis di postingan ini.

Judul link ini, “menu baru bebek panggang”, dan ketika saya buka link ini, ternyata isinya adalah korban mutilasi, lalu ada lagi link yang katanya informasi, tapi ternyata isinya hanyalah gambar yang sangat mengagetkan dan betul2 diragukan kebenarannya. Saya pikir “ini apa2 an sih” koq yang gak jelas, yang ternyata hanyalah berita-berita yang menimbulkan keresahan, bagaimana dengan berita-berita yang bersifat jualan, maupun surat berantai atau kutipan kata-kata mutiara/motivasi? Sekali dua kali sih sah-sah saja ya menerimanya, namun perlukah dikirimkan setiap hari? Apalagi bila dikirimkan di jam-jam yang mengganggu orang lain.

Tahukah Anda, sesungguhnya penyebaran berita bohong (hoax) merupakan suatu tindakan yang bisa menyebabkan pengirimnya dijerat dengan Undang-Undang IT tentang berita palsu? Begitulah yang dipaparkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto sebagaimana dikutip dalam http://www.beritasatu.com. Bentuk dan besar hukumannya? Ternyata bergantung sebagaimana besar dampak yang ditimbulkan.

Well, sebagai pengguna ponsel pintar, marilah kita menjadi pengguna yang pintar dan bijaksana juga. Sebelum mencentang “Select All“, pikirkan lagi, perlukah saya mengirimkan ini kepada semuanya? Apakah informasi ini bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya? Apakah penerima pesan saya tidak akan merasa terganggu dengan broadcast ini? Jangan munculkan pertanyaan-pertanyaan itu, bila tiada sisi kepintaran dan kebijaksaan di otak kita…

Bisa dibilang saya sok idealis…tapi mungkin hal ini terjadi karena ketidak nyamanan saya menerima pesan berantai dan link-link internet yang gak nyaman untuk di baca…

Semoga ke depannya tersedia pula aplikasi untuk mem-filter Broadcast Message ini, apabila masih ada yang membandel dan terus mengirim…

Semoga Bermanfaat


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s