Cerita tentang wortel,telur dan biji kopi….

October 5, 2009

hari ini adalah hari yang kesekian kalinya aku belajar dengan para petinggi di tempat aku akan mengabdikan diri nanti

dan hari ini aku menarik benang merah dari pembelajaran yang didapat. Aku merasa sangat tergugah dengan cerita tentang wortel,telur dan biji kopi. Sebenarnya ini adalah cerita yang sangat sederhana mengenai pembentukan karakter seseorang dalam dunia kerja.

Instruktur diklat ku memulai cerita ini dengan sangat bagus, malah aku termotivasi untuk berbagi cerita ini dengan teman-teman yang lagi aku arahkan sekarang.

wortel, telur, bubuk kopi di direbus dengan air dalam panci terpisah, setelah 15 menit di angkat….ok what happened,next ????

wortel yang tadinya keras menjadi lembek—artinya kita yang tadinya berusaha keras tapi menjadi lemah dan berputus asa ketika ada masalah, jadi jangan jadi wortel

telur yang tadinya lembek menjadi keras—-artinya kita yang tadinya berpribadi lemah lembut menjadi keras kepala da n mudah tersinggung sehingga selalu membuat onar dilingkungan kerja, jadi jangan jadi telur

bubuk kopi bercampur dengan air , semakin dimasak masak semakin enak untuk diminum—artinya kita yang selalu pandai menempatkan diri dilingkungan kerja kita, akan mudah memajukan perusahaan, jadilah  kopi ini

salah satu kalimat yang benar-benar aku suka ” keberhasilan didapat dari beribu kegagalan sebelumnya, maka dari itu janganlah mudah berputus asa, tetaplah bersabar dan terus berusaha, karena disetiap pekerjaan selalu akan ada masalah. Setiap masalah pasti ada solusi dan jangan pernah berlari, karena masalah yang dihadapi adalah awal dari pembelajaran diri untuk bisa selalu bisa menempatkan diri “


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s